Menurut wikipedia Indonesia, Sufi adalah istilah untuk mereka yang mendalami ilmu tasawwuf, yaitu ilmu yang mendalami ketakwaan kepada Allah swt. Yang sebagaimana seperti berdzikir. Istilah sufi [orang suci] akhirnya dipakai oleh dunia secara luas, bukan saja untuk tokoh agama dari agama tertentu, tetapi bagi seseorang yang secara spiritual dan rohaniah telah matang dan yang kehidupannya tidak lagi membutuhkan dan melekat kepada dunia dan segala isinya, kecuali untuk kebutuhan dasarnya saja.
Sufi dalam konteks ini diamalkan sebagai cara sejati untuk memurnikan jiwa dan hati, mendekatkan diri kepada Tuhan dan mendekatkan diri kepada SurgaNya [menjauhi dunia]. Di agama Budha, dikenal sebagai tahap arupadatu [berbeda dengan kamadatu/kamasutra], di agama Nasrani dikenal sebagai biarawan/ biarawati sebagai cara menjalani kehendak Tuhan secara full/penuh dan memerdekakan diri dari budak kesenangan dunia.
Tasawuf banyak yang salah mengartikan bahwa ilmu atau aliran ini baru muncul setelah beberapa ratus tahun setelah Nabi Muhammad SAW dan para sahabat Nabi meninggal dunia.
Bagi saya, apa yang telah diajarkan kepada saya, rahasia-rahasia, ilmunya, dan sejarah, bahwa tasawuf telah ada sejak sebelum Nabi Adam, sebelum Malaikat, pena, dan segala yang awal yang oleh Allah ciptakan.
Ma'rifat adalah puncak didalam tawasuf. Yang artinya adalah Mengenal Allah Yang Esa. Bukan sekedar mengenal Asma-Nya, Namanya yang sering tertulis di dinding rumah atau masjid. Tetapi mengenal dengan sebenar-benarnya sebagaimana kita mengenal seseorang, kita tau namanya, sifatnya, sering melihatnya, tegur sapa, mengobrol, merasakan dia ada.
Tingkatan tasawuf terbagi menjadi 4, yaitu :
- Syariat
- Tarikat
- Hakikat
- Ma'rifat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar